Asa

Kulihat kamu tengah berperang dengan gelombang.

Tak pernah kukira kamu bahkan berani menyerang sebuah karang.

Kukirimkan lagi asaku agar kamu selalu menang.

Bukan untuk mencari senang, namun upayamu tak pernah membuatku tenang.

Terimakasih karena selalu berusaha untuk sampai di sini.

Hingga kini, kekagumanku tak pernah salah memberi arti.

Meski tak pernah kuucapi, seharusnya kamu tahu pintu ini diciptakan untuk kamu masuki.

Tinggalah di dalam sini, hingga kau lupa caranya untuk pergi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: