Pernahkah?

Pernahkah kamu merasa telah terbang?

Namun nyatanya, langit menolakmu.

Pernahkah kamu merasa siap menjauh?

Namun nyatanya, bergerak satu langkah saja kamu terjatuh.

 

Memikirkan hidup dan merasa telah siap menjelajahi semesta? Walaupun sebenarnya, hanya berputar-putar dalam rotasi yang sama.

Hingga di suatu rotasi, kamu tersadar bahwa kamu tak kemana-mana.

Bahkan, hanya berada di inti dan tak berani menjauhinya.

Menganggap diri telah berkelana, padahal sejatinya semua hanya fatamorgana.

 

Berusaha berbagi, tapi ternyata semua masih kautelan sendiri.

Berusaha mencari, tapi ternyata tak tahu apa yang sebenarnya kaucari.

Kau menganggap diri telah berdiri, padahal kaumasih butuh penyangga untuk sang kaki.

Kau menganggap rencana telah terjalani, padahal segalanya tak ubahnya sebuah mimpi.

 

Merasa sendiri, padahal tak pernah kau berupaya menyepi.

Merasa sepi, padahal tak pernah kau berusaha sendiri.

Pernahkah kau berada di titik itu?

Titik dimana akhirnya kautahu tak ada yang lebih semu selain upayamu?

 

[November, 2016]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: