Hati Uang

Si uang mulai memandang

Sepanjang jalan menghindari yang bernasib malang

Tak akan rabun matanya mencari si peruntung

Meski sudah tumpah apa yang ada di kantung

 

Si uang terus menjauhi sang malang

Meski ia tahu yang dijauhi tak bisa berjalan

Bergerak pun harus menatih tulang

Bernapas pun mesti mencekik kenestapaan

 

Yang malang terus mengayuh doa

Menitip harap juga segenggam jiwa

Berharap hanya ditinggal oleh mata uang

Dan tetap tinggal bersama pemilik hati uang

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: