Ego dan Bahagia

Hari ini mungkin ada ego yang harus ditelan bulat-bulat. Tapi esok hari, akan ada senyum indah yang bisa dipandang. Hari ini mungkin ada keinginan diri sendiri yang harus dilenyapkan. Tapi esok hari, ada keinginan diri lain yang bisa dihidupkan.


Harapan yang terlantar, usaha yang terbuang, hingga kekuatan yang terus menguap seolah menjadi alasan bahwa hidup bukan hanya tentang diri sendiri.

Ada senyum lain yang tak boleh redup.
Ada jiwa lain yang harus bahagia.
Bukan karena takdir hidup.
Bukan juga atas nama retorika.
Tapi karena akhirnya kau tersadar … bahagia sendirian tidaklah menyenangkan.

Untuk apa menjadi yang paling senang, jika melawan ego sendiri saja tak pernah menang?
Untuk apa menjadi pemilik tawa paling manis, jika selalu mengabaikan mereka yang sedang menangis?

Tak pernah ada yang tahu memang, seberapa banyak air mata yang akan meluncur hari ini.
Tak pernah ada yang tahu juga memang, seberapa dalam lagi mimpi harus dipendam hari ini.

Namun, hidup bukan hanya tentang diri sendiri. Relakan senyummu, keinginanmu, dan bahagiamu. Hingga suatu hari kau tahu ada orang lain yang tengah merelakan hal yang sama juga demi dirimu. Demi senyummu, demi keinginanmu, dan demi kebahagiaanmu.

Karena hidup, bukan hanya tentang diri sendiri.
Karena hidup, bukan berbahagia sendiri-sendiri.

[Mei, 2017]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: